Skip to content

Putra Sang Fajar

June 23, 2012

“Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka. Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong. Revolusi Indonesia belum selesai.”

Begitulah nasihat Bung Karno suatu saat. Nasihat yang begitu gamblang, cukup sederhana untuk dicerna namun sarat akan nilai dan makna. Nasihat ini tidak hanya bisa diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, namun juga dalam kehidupan pribadi kita.

Tidak sekali ini saja Bung Karno memberi nasihat sejenis. Jiwa kepemimpinannya benar-benar terasa sampai ruhnya meninggalkan jasadnya.

21 Juni 1970…. jam 7 pagi… di RS Gatot Subroto Jakarta… tokoh bangsa ini meninggal. Namun meski begitu pesan moralnya akan selalu dikenang sepanjang masa. Setidaknya sampai hari ini, 42 tahun pasca beliau tutup usia. Seperti kutipan puisi Chairil Anwar :

Hidup sekali
berarti
sudah itu ….. mati….

bagaimana dengan hidup kita?

From → political

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: