Skip to content

Indonesia Menuju Kebangkrutan

October 17, 2011

Judul diatas bukan terilhami oleh krisis ekonomi global yang mengancam kepailitan Amerika, Yunani, Italia, Spanyol dan negara-negara eropa lainnya. Saya agak sulit untuk percaya pada angka-angka yang tersaji semacam jumlah hutang jatuh tempo dan PDB. Data yang diperoleh dari orang awam seperti saya hanya berasal dari media. Barangkali benar data tentang negara-negara yang saya sebut di atas (karena orang barat pantang bohong, he he) tetapi untuk Indonesia…. nanti dulu.
Berapa PDB Indonesia? Berapa hutang jatuh tempo tahun ini? Berapa selisihnya? Nanti dulu… berapapun angka yang tersaji seolah tidak banyak manfaatnya karena fakta lapangan dan data yang tersaji bisa saja menyimpang.
Tetapi saya lebih suka melihat pada fakta bagaimana efektivitas pemerintahan kita berjalan. Serta fakta perkembangan mutakhir yang mencengangkan namun tidak banyak masyarakat yang menyadarinya. Apa itu?
Pertama soal penyusunan anggaran. Kita terbiasa mendapat titipan ketika rapat, sehingga keputusan rapat sudah jauh dari obyektif lagi. Maka penyusunan anggaran yang mana merupakan hasil persetujuan pemerintah dengan DPR/ DPRD tetaplah rawan terhadap penyimpangan asaz obyetifitas. Anggota dewan kita kan hampir semua main kotor ketika Pemilu? Maka kalo sekarang pada cari balik modal ya wajar lah…
Yang kedua, tentang pelaksanaan anggaran. Jiwa amanah sudah hilang sama sekali ketika tugas ini mereka emban. Banyak anggota dewan minta bagian dari pihak ke 3 yang menjalankan anggaran. Pihak ke 3 merasa diajari curang ikut2an curang, dengan menghemat anggaran sementara selisihnya masuk kantong. Lalu apa manfaat yang diterima masyarakat?
Yang ke 3, proses pemilihan pimpinan. Ini yang jelas parah. Yang uangnya banyak yang menang, begitu paham yang berkembang, namun tabu untuk dimunculkan ke permukaan. Akibatnya setelah jadi bukan hati nurani rakyat yang diperjuangkan, namun sudah ke arah kepentingan pribadi. Lalu bagimana dengan kepentingan bangsa dan negara?
Yang ke 4, banyaknya tenaga kerja sektor pemerintah yang masuk dengan mengandalkan sejumlah uang, bukan skill atau kemampuan. ini juga penyakit. Bagaimana aparat bisa bekerja maksimal kalau masuknya bukan pada dasar kredibilitan canaker? Tes PNS saja malah hanya mirip psikotes. Apa pantas seleksi pegawai dengan kualifikasi yang berbeda-beda semacam itu dilaksanakan dengan cara memberi soal yang sama? Calon pegawai konstruksi bangunan soalnya sama dengan calon staf urusan hukum?
Yang ke 5, mulai 2011 tidak ada penerimaan PNS. Yang ada pengangkatan tenaga honor. Apakah ini indikasi kebangkrutan? Bisa jadi kan?
Yang ke 6, tidak ada greget untuk meningkatkan PDB dari sektor usaha kreatif. Pendapatan negara selama ini hanya dari sektor migas dan non migas. Migas dalam bentuk menjual minyak mentah (lalu beli lagi setelah diolah) kemudian no migas tidak pernah keluar dari sektor perkebunan, pariwisata, dan sedikit manufaktur. Pariwisata pun selalu Bali yang jadi andalan. Pemerintah sama sekali tidak mendorong industri kreatif untuk mendatangkan devisa. Indikasinya tarif listrik tinggi, ijin dipersulit, dan sebagainya.
Yang ke 7, komandan kita tidak pernah menampakkan langkah strategis yang membuat rakyat yakin bahwa kita menuju ke arah kebangkitan. Malah reshuffle yang digembar gemborkan. Apa artinya reshuffle? Yang penting kinerja bro….. Jengah juga lihat TV cuma memberitakan reshuffle, padahal harapannya beritanya tentang ekspor produk buatan Indonesia, peningkatan kesejahteraan petani, inovasi2 pelajar muda, prestasi olah raga di tingkat dunia…. e… malah ganti menteri. Menteri lama belum berprestasi sudah ganti lagi.
Akibatnya orang pun mulai melakukan bisnis hitam dalam mencari nafkah. Penipuan canaker lah… main calo lah… main peras lah…. main apa lah….
Berapa PDB kita? berapa hutang jatuh tempo kita? Ga penting. Indikasi2 di atas sudah cukup menampakkan bahwa kita sedang menuju kebangkrutan ekonomi.

From → economic

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: