Skip to content

Ayu Azhari : Bagusnya Jadi Bupati apa Sekwilda?

February 3, 2010

Trend menjagokan artis menjadi pejabat publik masih berlanjut. Ayu Azhari adalah yang akan menjadi lakon kali ini untuk menjadi orang nomor dua di Sukabumi. Lepas dari masalah terpilih atau tidaknya nanti, 1 hal yang patut dicatat adalah bahwa Ayu adalah artis yang kontroversial.


Miris memang… kenapa partai-partai yang berisi kaum intelek tersebut pada akhirnya malah menjatuhkan pilihan calon pemimpin kepada artis, yang notabene bukan merupakan bidangnya. Kalau partai2 tersebut benar2 istiqomah, seharusnya mereka menunjuk cabup dan cawabup yang capabel. Lepas dari masalah menang atau kalah, setidaknya mereka telah menunjukkan pada publik bahwa mereka telah mengeluarkan calon yang bisa dipertanggung jawabkan kredibilitasnya.

Persoalan yang dihadapi bangsa ini semakin lama semakin rumit saja. Pemimpin dalan segala level dibutuhkan daya inovasinya untuk masa kini dan yang akan datang. Penampilan saja tidaklah cukup untuk membuat daerah menjadi maju.

Bukan berarti merendahkan Ayu atau selebritis2 lainnya, namun alangkah lebih baiknya jika partai politik yang mendapat kepercayaan masyarakat disitu memberikan kepercayaan orang2 yang duduk disana kepada orang2 yang memang bidangnya disitu.

Artis pun sebenarnya lebih bisa diseleksi pula. Ada beberapa artis yang serius dalam memandang kehidupan masyarakat. Namun ada pula yang sok cuek, tidak peduli. Dede Yusuf termasuk artis yang serius. Dia pernah membawakan acara tak tik boom, yang berisi pertanyaan2 yang ‘berat’. Begitu pula rano karno. Dia pernah menukangi sinetron si doel anak sekolahan, yang sarat akan nilai pendidikan. Bagaimana dengan Ayu? jarang sekali artis ini mengeluarkan penampilan di muka publik yang sifatnya edukatif. Jika ada anekdot bahwa bupati itu adalah akronim dari (maaf) buka paha tinggi-tinggi dan sekwilda itu adalah akronim dari (sekali lagi maaf) sekitar wilayah dada…. maka Ayu memang layak menduduki kedua jabatan itu sekaligus.

Entahlah…. demokrasi telah sampai kepada titik yang paling gila dan sama sekali tidak bersentuhan dengan keadilan…………….. hal yang diharapkan bakal dicapai oleh demokrasi. Mungkin perlu sekali waktu artis jadi pejabat dan gagal, untuk membuat masyarakat terdidik dan tidak mengulangi hal yang sama di masa depan.

From → political

2 Comments
  1. Wah Ayu Azhari, termasuk adik-adiknya memang sering membuat berita yang hot dan mengejutkan. Apakah karena artis memang begitu?

    Terlepas apapun motivasi Ayu, bisa saja kan seorang artis memang sungguh-sungguh ingin memperjuangkan kepentingan rakyat sukabumi. Mungkin dia sudah bosen jadi artis.

    Buat mayarakat sendiri, asyik kali yah kalau wakil mereka seksi nan ayu seperti Ayu Azhari!

    Lam Kenal!

    Buat Blog

    • Salam kenal juga….. berarti yang apes Sleman nie… mo pilkada ga ada artis yang jadi calon…..
      mungkin ini yang disebut demokrasi yang kebablasan…. harusnya ada semacam syarat dan tes tertentu agar calon yang ditampilkan memang pantas menjadi pemimpin….. sama seperti sertifikasi guru misalnya…. nggak bisa orang yang baru kemarin sore banting setir mendapat sertifikasi profesi guru….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: