Skip to content

Salam Super…..

December 29, 2009

Anda pasti sering mendengar ucapan itu. Beberapa orang punya ciri khas tersendiri hanya dengan salam yg diucapkan. Tung Desem Waringin sering bilang salam dahsyat….. Apa kabar? Luar biasa….. Kita sudah terbiasa mengucapkan salam sukses….. dan Salam Super adalah istilah yang dipopulerkan oleh Mario Teguh.

Berbeda dengan biasanya, Mario Teguh edisi 27 Desember 2009 benar2 memberi apresiasi bagi generasi muda yang ingin mendobrak rutinitas jaman yang menyebutkan bahwa anak itu harus sekolah, terus lulus, terus bekerja, terus kahwin… dsb…. Mario Teguh melihat bahwa generasi sekarang adalah generasi yang ingin memiliki kemerdekaan finansial, kemerdekaan berfikir, kemerdekaan dalam arti yang sesungguhnya termasuk keluangan waktu untuk melakukan apapun yang diinginkan. Semua itu mungkin untuk dilakukan mengingat sejarah sudah mengajarkan bagaimana kita mengelola uang secara baik, tanpa harus bekerja serta mengandalkan dana pensiun pada hari tua.

Dan jika dalam prakteknya terdapat pertentangan dengan generasi tua, itu sudah pasti. Karena orang tua lebih ‘security oriented’ sementara yang muda ‘opportunity oriented’…. dan satu-satunya hal yang bisa membuat kedua generasi itu akur hanya satu…. ‘prove’….

Yang menarik, Pak Mario menggambarkan generasi muda akan lebih punya identitas jika dia bisa menyederhanakan hal2 yang berkenaan dengan dirinya. Setiap orang pastilah punya reputasi. Namun reputasi itu akan menjadi kurang dikenang oleh masyarakat jika terlalu banyak. Semisal si bedu terkenal sebagai pemain bola, tapi ia juga pinter nyanyi, pinter masak, pinter komputer dan pinter ngaji. Orang akan bingung menyebutkan si bedu. Sama juga dengan nama kita yang sebenarnya. Dicontohkan jika nama yang diperkenalkan kepada masyarakat terlalu panjang, seperti ‘siapa’ bin ‘siapa’ bin ‘siapa’ bin ‘siapa’….. orang akan kesulitan untuk mengingatnya, dan pada akhirnya males….. bodo amat dengan orang itu. Berbeda dengan nama yang simpel seperti Joko Muhammad. Gampang diingat. Jika pun ada yang sama, pastilah ada reputasi lain yang berbeda. Semisal Joko Muhammad peternak ayam…

Nah, setelah identitas yang sederhana didapat, langkah selanjutnya adalah menjadi yang super dibalik identitas sederhana tersebut. Itulah yang saya simpulkan dari tayangan yang bertemakan Logika Generasi Baru tersebut. Mario Teguh juga memberi motivasi yang menarik, Jika Tuhan sudah menentukan bahwa kita akan kaya, tidak akan ada yang dapat mencegahnya, oleh karena itu jadikan Tuhan sebagai pemimpin kita dan larutlah pada segala kehendak Tuhan…. Anda kelewatan menyaksikan acara super tersebut? Semoga link berikut akan bisa membantu Anda….

http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newsprograms/2009/12/27/4203/Logika.Generasi.Baru

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: